Cara mengetahui produkmu bakal laku?

 Tips Menjual - Apa yang harus ditanyakan pada pelanggan MU?


    Pernah gak sih kamu mencoba untuk menanyakan feedback pada pelangganmu, tapi kok rasanya ada yang kurang..? Tapi jika kita membahas tenaga penjual yang handal pasti harus pandai berbicara, meyakinkan, merayu dan pintar menjawab semua pertanyaan pelanggan, sederhananya pandai dalam membawa suasana dan bicara.

    Pernah gak mau ke pasar tradisional, ya sebelum covid-19..diantara banyak penjual pasti banyak sekali berjejer padagang yang sama, hampir di blok yang sama, terus bagaimana mereka melakukan persaingan agar dagangan mereka laku?.. kalau yang ada jawab.. yang kita serahkan pada yang diatas, ya kalau diatas mau beli - kalau enggak, ya gak laku kan...hihihihi

    Coba perhatikan dagangan sayur saja di pasar tradisional, apa sih yang membuat dagangan mereka laku, bagaimana sih pada pedagang itu membuat dagangan laku diantara 2-4 pedagang sayur yang sama?.. Wisata Usaha pernah menanyakan, jawaban pedagang "saya menaruh dagangan yang paling banyak dicari di bagian depan, contoh sayuran yang paling banyak dicari oleh pedagang nasi goreng : sayur hijau beserta bumbu-bumbunya.

    Jadi para pedagang sudah paham motif dari pelanggan yang berjualan nasi goreng jika kepasar pasti mencari sayur hijau beserta bahan lainnya "pedagang : terus kita berusaha menampilkan atau menata sayur-sayuran agar terlihat lebih fresh dan menarik kesan pertama orang melihat.

Itu sedikit informasi bagi kalian yang belum pernah ke pasar dan kepoin pedagang pasar ya...

    Kembali ke permasalahan, bagaimana cara kita mengetahui apa yang pelanggan kita butuhkan?..ada 6 pertanyaan yang akan wisata usaha akan berikan pada pembaca :

  1. Pertanyaan pertama siapa sih target market kalian, jika sudah mengetahui apa sih fitur-fitur yang dicari oleh pelanggan kalian?
  2. Manfaat seperti apa yang dicari konsumen terhadap produk kalian?
  3. Apa motif pembeli? (seperti pedagang yang menjual sayuran di atas)
  4. Kendala yang di hadapi konsumen ketika melakukan pembelian terhadap produk kalian?
  5. Keraguan terhadap produk kalian itu apa bagi konsumen?
  6. Berapa uang yang berani mereka keluarkan untuk membeli produk kalian?
Demikian tips menjual "apa yang harus ditanyakan konsumen" jangan lupa tonton ide-ide menarik langsung dari pelaku usaha bersama Wisata Usaha



kisah inspiratif seorang perawat yang menjadi owner mertha pundak wangi (dupa celup) Dari hasil analisis LBH BWCC berdasarkan data dari BPS-Statistik Indonesia tahun 2010, menunjukkan terdapat 3.268.866 orang beragama Hindu dan Buddha di Bali dengan jumlah rumah tangga mencapai 649.000. Setiap harinya, sebuah keluarga (dengan asumsi terdapat 5 anggota keluarga) setidaknya membutuhkan paling sedikit rata-rata 10 batang dupa untuk keperluan sembahyang atau ibadah, yang secara statistik jika dihitung terdapat kebutuhan 6.490.000 batang dupa atau sekitar 1,2 ton dupa per hari di Bali. Jumlah ini akan menjadi semakin tinggi jika perhitungan ini memasukkan hari-hari raya (Rerainan) dan kegiatan lain seperti meditasi dan relaksasi. Ayoo bergabung atau kalaborasi bersama https://www.instagram.com/gde.arkana/ atau bisa ikuti photography di https://www.instagram.com/jangerbagus/








Komentar