Sociocul Influences
Yang termasuk faktor sosial karakteristik, demografi, kelas & famili, refrensi group
Sociocultural Characteristics
Merupakan cara hidup sekumpulan orang-orang. Budaya diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya dan bersentuhan dengan semua aspek hidup, seperti : nilai-nilai, agama, bahasa, kebiasaan serta aturan-aturan perilaku dalam keseharian seperti makanan & minuman, dan menyapa orang. Contoh : Di bali hampir setiap hari melakukan persembahyangan berupa canang dan dupa (minilam) yang dihaturkan ke sanggah ( keluarga), salah satu budaya yang memang menjadi peluang usaha untuk memaksimalkan potensi produksi dupa dan bunga di bali
Demographic Characteristics
Tuntutan dan kebutuhan konsumen seringkali berkaitan sangat erat dengan jenis kelamin, usia, kelas sosial, pendidikan, pendapatan, ras, dan status perkawainan. sales harus memperhatikan faktor-faktor demografi yang mendasari kelompok-kelompok konsumen dan perubahan-perubahan yang terjadi pada mereka.
Social Class
Suatu konsep dimana konsumen memiliki pendapatan yang extra serta pengetahuan yang cukup. Secara umum dipengaruhi oleh social class yang dimiliki seseorang . Contoh Dupa dengan harga Ekonomi banyak diminati masyarakat menengah ke bawah, Dupa dengan kwalitas premium banyak diminati oleh menengah keatas (malu dong kalau kundangan harus bawa dupa dengan packing plastik, ketimbang bawa yang sudah menjadi parcel)
Reference Group
Masing kelompok yang ada dimasyarakat mencoba mengembangkan standar perilaku yang berfungsi sebagai panduan, kerangka referen bagi anggotanya. reference gorup dimana anda berasal mungkin teman-teman sekerja, teman-teman group wa / komunitas.
PILIH status sosial atau ekonomi? RAHASIS SUKSES DIBALIK IBU RUMAH TANGGA DALAM BERBISNIS
isah inspiratif seorang perawat yang menjadi owner mertha pundak wangi (dupa celup)
Dari hasil analisis LBH BWCC berdasarkan data dari BPS-Statistik Indonesia tahun 2010, menunjukkan terdapat 3.268.866 orang beragama Hindu dan Buddha di Bali dengan jumlah rumah tangga mencapai 649.000.
Setiap harinya, sebuah keluarga (dengan asumsi terdapat 5 anggota keluarga) setidaknya membutuhkan paling sedikit rata-rata 10 batang dupa untuk keperluan sembahyang atau ibadah,
yang secara statistik jika dihitung terdapat kebutuhan 6.490.000 batang dupa atau sekitar 1,2 ton dupa per hari di Bali.
Jumlah ini akan menjadi semakin tinggi jika perhitungan ini memasukkan hari-hari raya (Rerainan) dan kegiatan lain seperti meditasi dan relaksasi.
Ayoo bergabung atau kalaborasi bersama https://www.instagram.com/gde.arkana/
atau bisa ikuti photography di https://www.instagram.com/jangerbagus/



UP
BalasHapus